Ini Solusi Internet untuk SMK terpencil di NTT

TIMORDAILY.COM- Anggota DPRD NTT, Winston Neil Rondo meminta pemerintah memperhatikan fasilitas internet di SMK terpencil di NTT.

Permintaan itu terkait aspirasi dari para kepala SMK di Kabupaten Kupang dalam reses perdana politisi Demokrat itu di Kabupaten Kupang, Sabtu pekan lalu.

Reses wakil rakyat itu kali ini memang agak lain, agak tematis, khusus meninjau kondisi SMK yang rata rata letaknya agak terpencil di wilayah Kabupaten Kupang.

Tema dialog dalam reses kali ini yang dihadiri sekitar 80 orang itu tentunya menyangkut keluhan para kepala sekolah maupun guru serta siswa terkait dengan dunia pendidikan terutama menyangkut ketersediaan fasilitas pelayan demi menunjang mutu pendidikan di sekolah tersebut.

Dari kunjungan itu, Winston berkesimpulan bahwa retorika atau pidato para pejabat bahwa sekolah SMK itu sangat luar biasa, bahwa setelah tamat punya peluang besar di dunia kerja, jauh dari realita dan hanya isapan jempol belaka.

“Orang boleh bangga sekolah di SMK. Tapi faktanya sangat berbanding terbalik. Sekolah SMK di NTT masih bermasalah. Dari kunjugan saya rata rata sekolah SMK itu tidak punya akses internet, bahkan SMK Negeri 1 di Kupang Barat yang terletak di ujung kuanheun tak ada signal telkom, sehingga guru guru sulit mengupdate mata pelajaran dan informasi lainya yang berkaitan dengan pelajaran siswa” jelas Winston, kepada wartawan di Kupang, Jumat, 1 November 2024.

Dalam pertemuan kami bersama para kepala SMK yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala sekolah(MKKS) tingkat SMK, banyak berdiskusi tentang bagaiman bisa mengakses internet di sekolah.

Pertemuan itu juga berteman dengan gebyar yang ke empat  SMK tingkat Kabupaten Kupang.

Gebyar SMK itu dihadiri sekitar 30 SMK.

“Apalagi, kurikulum.merdeka belajar saat ini sangat tergantung pada jaringan internet,” jelas Winston.

Selain soal jaringan internet para kepala SMK juga meminta untuk dibangun Asrama.sekolah serta pagar kebun sekolah, tempat praktek para siswa.

Winston berharap, pemerintah segera mencari jalan keluar terhadap persoalan itu. Bagaimana solusi agar internet bisa masuk sekolah.

Menurutnya, jika Jaringan internet Telkomsel tak bisa menjangkau hingga ke wilayah terpencil itu, wakil rakyat dari Dapil NTT 2 itu menawarkan kerjasama dengan Starling, sebuah jaringan internet satelit tanpa kabel.

Winston ingat betul, ketika promosi Starling kawasan Asia Pasifik di Bali beberapa waktu lalu, saat itu ada uji coba pemakaian Starling untuk puskesmas terpencil di Indonesia.Dan ujicoba itu ternyata berhasil.

Oleh sebab itu sudah saatnya pemerintah berpikir soal itu, kalau bisa pakai Starling untuk sekolah terpencil di NTT.

“Saya kira sudah waktunya sekolah kita di pedesaan terpencil pakai Starling untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Tinggal pemerintah daerah bekerjasama dengan Starling untuk mengurangi biaya operasionalnya,”

Selain ketersediaan fasilitas internet, Winston Rondo juga menyoroti soal.Asrama.siswa.dan pagar sekolah.

Pentingnya ada asrama siswa di SMKsaat ini, mengingat banyak siswa yang tinggalnya jauh dari sekolah.

Sehingga waktunya sangat sulit bagi ketika ada kegiatan praktekum syang harus diselesaikan hingga lewat jam sekolah.

Mantan Gubernur Viktor Laiskodat pernah menyinggung akan dibangun Asrama siswa SMK. Namun sampai saat ini tak ada realisasi.

Dia berharap agar pemerintah memikirkan Asrama siswa bagi sekolah SMK serta pagar sekolah agar agar siswa terkonsentrasi mengurus hasil karya mereka seperti mengelola hasil pertanian, peternakan dan lain lain dari karya siswa itu sendiri.